Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Jalan Berlubang di Depan Pasar Tahunan Jepara Kembali Telan Korban, Warga: Sehari Bisa Dua Kali Laka

Selasa, 03 Februari 2026 | 21.03 WIB Last Updated 2026-02-03T14:06:36Z
Foto, tangkap layar dari unggahan akun Instagram Info Kejadian Jepara.


Queensha.id – Jepara,


Jalan berlubang di ruas jalan raya Jepara–Kudus, tepatnya di depan Pasar Tahunan, kembali memakan korban. Dalam dua hari terakhir, sedikitnya tiga kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di lokasi yang sama, seluruhnya diduga akibat kondisi jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.


Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram @InfoKejadianJepara (IKJ). Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa pada Senin (2/2/2026) terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan satu orang dan satu sepeda motor. Selang sehari, pada Selasa malam (3/2/2026), dua kecelakaan kembali terjadi dalam waktu berdekatan.


“21 jam lalu 1 orang 1 motor laka tunggal. Malam ini postingan 2 jam 1 motor 1 orang. Selang 1 jam lagi 1 orang 1 motor lagi,” tulis keterangan yang dikutip dari unggahan IKJ.


Dari informasi yang diterima, kecelakaan terbaru terjadi pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Sebuah sepeda motor Honda Vario hitam dengan kerusakan parah di bagian depan terlibat kecelakaan. Kendaraan tersebut dikendarai oleh dua anak muda yang diduga terjatuh usai menghantam lubang jalan.


Sementara itu, pada Senin (2/2/2026), korban merupakan seorang pria lanjut usia yang mengendarai sepeda motor Honda Stylo. Ia mengalami kecelakaan tunggal di titik yang sama, tepat di depan Pasar Tahunan.


Warga sekitar lokasi mengaku resah dan khawatir kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan serius. Mereka menyebut lubang jalan sulit terlihat pada malam hari, terlebih saat hujan atau arus lalu lintas padat.


“Lubangnya dalam dan pas di jalur kendaraan. Kalau malam hari gelap, pengendara sering kaget dan jatuh. Ini sudah sering kejadian, tapi belum ada perbaikan,” ujar seorang warga setempat.


Warga lainnya menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan jalur utama penghubung Jepara–Kudus yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


“Kalau tidak segera diperbaiki, korban bisa terus bertambah. Jangan nunggu ada yang meninggal dulu,” katanya dengan nada kecewa.


Dalam unggahannya, akun Instagram Info Kejadian Jepara menuliskan, “Malam ini memakan korban lagi lue di depan Pasar Tahunan Jepara,” sebagai bentuk peringatan bagi pengguna jalan.


Masyarakat Jepara, khususnya pengguna jalan raya Jepara–Kudus, berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Keselamatan pengguna jalan dinilai jauh lebih penting daripada sekadar tambalan sementara yang kerap kembali rusak.


***
Tim Redaksi.