Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Derby Jateng Berujung Mencekam: Amuk Massa Suporter Lumpuhkan Sejumlah Titik Vital Jepara

Jumat, 06 Maret 2026 | 02.44 WIB Last Updated 2026-03-05T19:46:32Z
Foto, tangkap layar dari unggahan video yang beredar. (Terlihat ada empat mobil yang digulingkan)





Situasi keamanan di Jepara mencekam hingga Jumat (6/3/2026) dini hari. Kericuhan yang awalnya dipicu oleh perusakan fasilitas Stadion Gelora Bumi Kartini oleh oknum suporter tamu berubah menjadi gelombang amuk massa yang meluas ke berbagai titik strategis kota.


Kerusuhan tersebut terjadi usai laga panas Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo yang berakhir tanpa gol. Ketegangan di dalam stadion merembet ke luar arena hingga melibatkan ribuan suporter di jalanan.


Kemarahan pendukung Laskar Kalinyamat memuncak setelah aksi vandalisme yang dilakukan sejumlah oknum suporter tamu dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap warga Bumi Kartini.


Mobil Suporter Tamu Jadi Sasaran

Ketegangan pecah di sejumlah titik pelarian suporter tamu, terutama di kawasan sekitar Terminal Jepara dan jalur keluar kota. Massa yang tersulut emosi melakukan aksi perusakan terhadap kendaraan yang diduga milik suporter tamu.


Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah mobil digulingkan oleh massa. Kaca kendaraan pecah berserakan, bahkan beberapa unit tampak terbalik di area terminal setelah dikepung suporter yang sudah kehilangan kesabaran.


Aksi tersebut disebut sebagai respons spontan atas provokasi yang terjadi sebelumnya di dalam stadion.


Alun-alun 2 dan Terminal Jadi Titik Penyisiran

Kawasan Alun-alun 2 Jepara yang biasanya menjadi ruang santai warga berubah menjadi titik konsentrasi massa. Ribuan suporter Persijap berkumpul dan melakukan penyisiran terhadap kendaraan yang hendak meninggalkan kota.


Massa berupaya memastikan tidak ada oknum yang dianggap merusak fasilitas stadion dapat keluar begitu saja dari wilayah Jepara.


“Kami bukan bangsa penakut. Kalian bertamu dengan cara kasar, maka jangan harap bisa pulang dengan tenang. Ini peringatan bagi siapa pun yang tidak sopan di rumah kami,” ujar salah satu suporter dalam rekaman video yang beredar.


Bangjo Gotri Lumpuh, Jalur Antar-Kota Macet

Eskalasi massa terbesar terjadi di kawasan Bangjo Gotri, yang merupakan jalur utama penghubung antar-kota dari Jepara menuju Kudus dan Semarang.


Ribuan orang memadati persimpangan tersebut hingga membuat arus lalu lintas lumpuh total. Penumpukan massa memaksa aparat kepolisian bekerja ekstra keras untuk mengurai situasi dan mencegah bentrokan yang lebih luas.


Poin Situasi Malam Ini

Beberapa titik yang menjadi pusat kericuhan antara lain:

1. Stadion Gelora Bumi Kartini.

2. Alun-alun 2 Jepara.

3. Terminal Jepara.

4. Bangjo Gotri.


Aksi massa dilaporkan meliputi penggulingan dan perusakan kendaraan yang diduga milik suporter tamu. Sementara itu, akses keluar Jepara melalui jalur Gotri mengalami kemacetan parah akibat blokade massa.


Aparat keamanan mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari lokasi-lokasi yang menjadi titik kerumunan suporter. Pengendara dari luar kota juga disarankan tidak melintasi jalur utama Jepara untuk sementara waktu hingga situasi kembali kondusif. Kondisi keamanan di sejumlah titik masih dipantau aparat hingga dini hari.


***
Suara Jepara.
Tim Redaksi.